Show simple item record

dc.contributor.authorUtari, Adinda Devi
dc.date.accessioned2025-07-28T03:34:53Z
dc.date.available2025-07-28T03:34:53Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57189
dc.description.abstractKemiskinan adalah kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya. Kemiskinan masih menjadi permasalahan di semua wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur memiliki tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Pulau Jawa pada tahun 2023 menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi suatu variabel dependen biasanya menggunakan analisis regresi berganda. Salah satu asumsi yang harus dipenuhi dalam regresi adalah tidak adanya multikolinearitas. Multikolinearitas adalah suatu keadaan dimana terdapat korelasi antar variabel independen. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah menangani masalah multikolinearitas pada faktor-faktor yang mempengaruhi persentase penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2023 menggunakan metode Principal Component Regression (PCR). Berdasarkan hasil analisis diperoleh dua komponen utama yang terbentuk dengan keragaman total sebesar 71.06%. Kedua komponen utama diberi nama yaitu komponen kapasitas ekonomi untuk komponen satu dan komponen kualitas hidup untuk komponen dua. Akurasi model PCR dilihat dari nilai R2adj yaitu sebesar 54.59%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKemiskinanen_US
dc.subjectMultikolinearitasen_US
dc.subjectPrincipal Component Regressionen_US
dc.titleImplementasi Metode Principal Component Regression untuk Analisis Faktor-faktor Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur (Studi Kasus : Persentase Penduduk Miskin Provinsi Jawa Timur Tahun 2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611130


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record