| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis wacana toleransi konten LogIn di kanal YouTube Deddy Corbuzier
dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Penelitian ini
bertujuan untuk memahami bagaimana wacana toleransi direpresentasikan melalui aspek
reperesentasi, hubungan, dan identitas dalam teks yang disampaikan, serta bagaimana respon
audiens dan praktik sosial budaya yang terbentuk melalui interaksi dalam video. Data
dikumpulkan melalui analisis lima video LogIn, komentar audiens, serta wawancara mendalam
dengan beberapa penonton dari berbagai latar belakang agama. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa LogIn secara konsisten menampilkan narasi yang inklusif dan dialog antaragama yang
menekankan nilai-nilai toleransi, introspeksi spiritual, dan harmoni sosial. Representasi
keimanan yang diangkat dalam video mencerminkan nilai-nilai universal yang mengajarkan
keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap sesama. Dalam aspek hubungan, LogIn
membangun komunikasi lintas agama yang setara dan dialogis, memperlihatkan bahwa
perbedaan teologis tidak menjadi hambatan dalam menjalin persaudaraan. Identitas keagamaan
setiap tokoh tetap dihormati dan dirayakan dalam keberagaman. Respon audiens menunjukkan
bahwa mayoritas penonton mengapresiasi dialog yang disajikan, menganggapnya sebagai media
pembelajaran yang memperkuat nilai toleransi. Secara sosial dan budaya, LogIn merefleksikan
keberagaman Indonesia dan bagaimana media digital berperan sebagai platform dialog
antaragama. Studi ini menyimpulkan bahwa konten digital dapat menjadi instrumen yang efektif
dalam membangun harmoni sosial serta meningkatkan pemahaman antarumat beragama melalui
pendekatan yang lebih santai, terbuka, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. | en_US |