Show simple item record

dc.contributor.authorMayzi, Faris Salman
dc.date.accessioned2025-07-22T06:36:24Z
dc.date.available2025-07-22T06:36:24Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57101
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk terhadap ketimpangan pendapatan di lima provinsi Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, selama periode 2018 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah analisis data panel dengan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut dan ketimpangan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan upah minimum berkontribusi menurunkan ketimpangan pendapatan dengan meningkatkan daya beli masyarakat, sementara pertumbuhan PDRB dan IPM juga berperan dalam mempengaruhi distribusi pendapatan secara signifikan. Selain itu, jumlah penduduk memberikan dampak yang bervariasi tergantung karakteristik ekonomi masing-masing provinsi. Penelitian ini juga menemukan bahwa pandemi COVID-19 memperburuk ketimpangan pendapatan akibat peningkatan pengangguran dan penurunan pendapatan pekerja di sektor formal dan informal. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pemerintah dalam merumuskan strategi pengendalian ketimpangan pendapatan melalui penyesuaian upah minimum dan peningkatan kualitas pembangunan manusia di wilayah Pulau Jawa.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUMPen_US
dc.subjectPDRBen_US
dc.subjectIPMen_US
dc.subjectJumlah Penduduken_US
dc.subjectKetimpangan Pendapatanen_US
dc.titlePengaruh Upah Minimum Provinsi, Produk Domestik Regional Bruto, Indeks Pembangunan Manusia, dan Jumlah Penduduk Terhadap Ketimpangan Pendapatan di 5 Provinsi Pulau Jawa Tahun 2018 – 2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21313153


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record