• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyelesaian Sengketa Penanaman Modal Asing melalui Arbitrase International Centre for Settlement of Investment Dispute (ICSID) (Studi Kasus Churchill Mining Plc oleh Pemerintah Indonesia)

    Thumbnail
    View/Open
    18410554.pdf (2.171Mb)
    Date
    2023
    Author
    Arifa, Adinda Qaida
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pelaksanaan penanaman modal asing berpotensi terjadinya sengketa antara pemerintah dengan negara penanam modal asing. Sengketa tersebut salah satunya dapat diselesaikan melalui jalur diluar pengadilan yakni melalui lembaga arbitrase. Untuk proses penyelesaian sengketa melalui arbitrase internasional di Indonesia dapat diselesaikan melalui arbitrase ICSID. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara penyelesaian sengketa antara Churchill Mining Plc dengan Pemerintah Indonesia melalui arbitrase ICSID, serta menganalisis hambatanhambatan yang terjadi dalam penyelesian sengketa antara Churchill Mining Plc dengan Pemerintah Indonesia melalui arbitrase ICSID. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan bahan hukum serta penggunaan pendekatan perundang-undangan serta pendekatan kasus. Hasil dari penelitian ini yakni tata cara penyelesaian sengketa melalui arbitrase ICSID berdasarkan ketentuan Konvensi ICSID yakni, bermula dari permintaan untuk arbitrase, pendirian panel arbitrase, kekuatan dan fungsi dari tribunal, hingga kepada pemberlakuan pembatalan putusan arbitrase. Dilihat dalam kasus Churchill Mining Plc, dimana Indonesia dimenangkan dalam sengketa ini karena berhasil mengungkap kecurangan yang dilakukan oleh pihak Churchill dalam gugatan yang diajukannya. Hambatan dalam pelaksanaan penyelesaian sengketa melalui arbitrase ICSID yakni berupa hambatan yuridis dan non yuridis, hambatan yuridis berpengaruh dalam kebijakan formulasinya berdasarkan aturan yang berlaku, sedangkan hambatan non yuridis berupa hambatan teknis yang menjadi kendala dalam proses bersengketa. Sehubungan dengan kasus ini, pihak penggugat belum melakukan tanggungjawabnya secara penuh kepada Pemerintah Indonesia terkait dengan ganti rugi yang harus dipenuhi atas kekalahan yang dialami dalam sengketa ini.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57012
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV