| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pemahaman terkait konsep diri bagi para
pekerja. Dengan memahami konsep diri yang ada, setiap pekerja dapat memaksimalkan potensi
diri yang dimiliki. Salah satu pekerjaan yang membutuhkan peran konsep diri adalah jurnalis.
Jurnalis dalam praktiknya dituntut untuk memiliki skill komunikasi dan interaksi yang mumpuni.
Tanggung jawab pekerjaan yang berat, membuat profesi ini lebih didominasi oleh kaum laki-laki,
sehingga ketimpangan gender dalam profesi ini masih terasa. Bagi perempuan yang memutuskan
untuk bekerja sebagai jurnalis mereka harus siap dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti
diskriminasi dan kekerasan. Tindakan tidak terpuji tersebut pada dasarnya selalu diawasi dan
dikecam oleh banyak pihak, khususnya PWI. Sebagai organisasi profesi wartawan, Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) selalu memberikan perlindungan dan kepedulian kepada jurnalis
perempuan yang mendapati tindak diskriminasi, kekerasan, bahkan pelecehan seksual. Atas
beberapa hal yang telah dituliskan sebelumnya, membuat konsep diri jurnalis perempuan anggota
organisasi profesi wartawan menjadi menarik untuk diteliti. Maka dari itu, penulis membuat
rumusan masalah penelitian sebagai berikut: “Bagaimana konsep diri jurnalis perempuan anggota
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) D.I Yogyakarta?”
Penelitian yang berjudul "KONSEP DIRI JURNALIS PEREMPUAN: Studi Deskriptif
Kualitatif Konsep Diri Jurnalis Perempuan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) D.I
Yogyakarta” menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk
memberikan gambaran terkait konsep diri jurnalis perempuan dan posisi jurnalis perempuan di
dunia kerja. Sebagai cara untuk mendapatkan data, penulis menggunakan metode wawancara dan
studi kepustakaan. Wawancara dilakukan bersama dengan lima informan perempuan yang
berprofesi sebagai jurnalis dan merupakan anggota PWI D.I Yogyakarta. Sedangkan studi
kepustakaan dilakukan penulis dengan membaca buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang
mempunyai topik serta bahasan serupa.
Temuan penelitian memperlihatkan jika kelima informan memiliki konsep diri yang
dominan positif. Hasil tersebut ditunjukkan melalui ungkapan rasa bangga dari kelima informan
saat bekerja menjadi jurnalis. Selain itu, konsep diri yang dominan positif juga ditunjukkan melalui
sikap kelima informan yang memiliki kepercayaan diri tinggi, tidak mudah menyerah, serta
berkenan untuk mengakui kelebihan yang dimiliki orang lain. Posisi jurnalis perempuan didunia
kerja pun sudah disamaratakan dengan kaum laki-laki. Terbukti dengan tidak adanya subordinasi
gender pada media tempat kerja kelima informan.
Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa jurnalis perempuan anggota PWI D.I
Yogyakarta memiliki konsep diri yang dominan positif serta mendapat penghargaan dan
penghormatan yang tinggi di dunia kerja. | en_US |