Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawan, Aldi Faik
dc.date.accessioned2025-07-18T03:20:43Z
dc.date.available2025-07-18T03:20:43Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56992
dc.description.abstractPenelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pemahaman terkait konsep diri bagi para pekerja. Dengan memahami konsep diri yang ada, setiap pekerja dapat memaksimalkan potensi diri yang dimiliki. Salah satu pekerjaan yang membutuhkan peran konsep diri adalah jurnalis. Jurnalis dalam praktiknya dituntut untuk memiliki skill komunikasi dan interaksi yang mumpuni. Tanggung jawab pekerjaan yang berat, membuat profesi ini lebih didominasi oleh kaum laki-laki, sehingga ketimpangan gender dalam profesi ini masih terasa. Bagi perempuan yang memutuskan untuk bekerja sebagai jurnalis mereka harus siap dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti diskriminasi dan kekerasan. Tindakan tidak terpuji tersebut pada dasarnya selalu diawasi dan dikecam oleh banyak pihak, khususnya PWI. Sebagai organisasi profesi wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) selalu memberikan perlindungan dan kepedulian kepada jurnalis perempuan yang mendapati tindak diskriminasi, kekerasan, bahkan pelecehan seksual. Atas beberapa hal yang telah dituliskan sebelumnya, membuat konsep diri jurnalis perempuan anggota organisasi profesi wartawan menjadi menarik untuk diteliti. Maka dari itu, penulis membuat rumusan masalah penelitian sebagai berikut: “Bagaimana konsep diri jurnalis perempuan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) D.I Yogyakarta?” Penelitian yang berjudul "KONSEP DIRI JURNALIS PEREMPUAN: Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Jurnalis Perempuan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) D.I Yogyakarta” menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait konsep diri jurnalis perempuan dan posisi jurnalis perempuan di dunia kerja. Sebagai cara untuk mendapatkan data, penulis menggunakan metode wawancara dan studi kepustakaan. Wawancara dilakukan bersama dengan lima informan perempuan yang berprofesi sebagai jurnalis dan merupakan anggota PWI D.I Yogyakarta. Sedangkan studi kepustakaan dilakukan penulis dengan membaca buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang mempunyai topik serta bahasan serupa. Temuan penelitian memperlihatkan jika kelima informan memiliki konsep diri yang dominan positif. Hasil tersebut ditunjukkan melalui ungkapan rasa bangga dari kelima informan saat bekerja menjadi jurnalis. Selain itu, konsep diri yang dominan positif juga ditunjukkan melalui sikap kelima informan yang memiliki kepercayaan diri tinggi, tidak mudah menyerah, serta berkenan untuk mengakui kelebihan yang dimiliki orang lain. Posisi jurnalis perempuan didunia kerja pun sudah disamaratakan dengan kaum laki-laki. Terbukti dengan tidak adanya subordinasi gender pada media tempat kerja kelima informan. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa jurnalis perempuan anggota PWI D.I Yogyakarta memiliki konsep diri yang dominan positif serta mendapat penghargaan dan penghormatan yang tinggi di dunia kerja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKonsep Dirien_US
dc.subjectJurnalis Perempuanen_US
dc.subjectPosisi Jurnalis Perempuan di Dunia Kerjaen_US
dc.subjectPersatuan Wartawan Indonesia (PWI)en_US
dc.titleKonsep Diri Jurnalis Perempuan : Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Jurnalis Perempuan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) D.I Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19321244


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record