Representasi Absolutisme Karakter Eren Jaeger Pada Serial Attack on Titan
Abstract
Serial Attack on Titan menjadi fenomena mendunia. Hajime Isayama seorang kreator
serial ini mengambil konsep-konsep yang berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan dunia nyata
dari seorang tyrant yang memiliki nilai absolutisme, Eren Jaeger. Karakter utama serial anime
ini dikenal sebagai seorang pahlawan yang berubah menjadi penjahat karena pilihan krusial
yang Eren buat, namun dibalik itu ada sebuah latar belakang yang mendasari perbuatan
karakter ini, karena Eren memiliki kekuatan mendominasi dan dapat mengubah dunia secara
signifikan membuat perubahan Eren Jaeger dari pahlawan ke penjahat sangat krusial bagi
golongan Marley, Eldia, dan juga seluruh dunia. Keputusan-keputusannya, pandangan,
pemikiran dan dampak karakter Eren Jaeger menunjukkan nilai-nilai absolutisme.
Absolutisme menjadi topik pilihan penelitian yang sering disandingkan dengan fanatisme dan
ekstremisme. Ide-ide fanatik, ekstrem, dan absolut mengarah kepada perilaku arogan yang
tentu ditunjukkan oleh penelitian ini yang diambil dari 10 adegan sebagai unit analisis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sebuah serial anime dengan menggunakan Teori
Semiotika Peirce, yang dikenal segitiga makna yaitu terdiri dari representment, object, dan
interpretant. Selanjutnya, penelitian menggunakan metode kualitatif, studi pustaka dengan
penulisan deskriptif kualitatif. Peneliti mencari tahu bagaimana pemaknaan tanda-tanda
absolutisme yang direpresentasikan karakter Eren Jaeger dalam serial Attack on Titan. Dalam
penelitian ini, peneliti menemukan bahwa dalam serial Attack on Titan ada dua kategori
tanda-tanda yang merepresentasikan nilai absolutisme oleh karakter utama yaitu Eren Jaeger,
yaitu representasi moral absolutisme Eren Jaeger dan representasi absolutisme dalam strategi
politik Eren Jaeger
Collections
- Communication [1422]
