Formulasi Nanoemulsi Kombinasi Minyak Tamanu (Calophyllum Inophyllum L.) dan Minyak Biji Anggur (Vitis Vinifera L.)
Abstract
Latar belakang: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk
minyak tamanu dan minyak biji anggur yang berpotensi mempercepat
penyembuhan luka. Namun, sifat hidrofobik kedua minyak membatasi
efektivitasnya serta metabolit yang terkandung memerlukan sistem penghantaran
yang efektif. Formulasi nanoemulsi dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan,
efektivitas penetrasi, dan potensi terapi topikal yang lebih optimal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula nanoemulsi dari
kombinasi minyak tamanu dan minyak biji anggur dengan karakteristik yang baik.
Metode: Identifikasi minyak tamanu dan minyak biji anggur dilakukan
menggunakan GC-MS. Pembuatan tiga formula nanoemulsi dengan
mencampurkan minyak tamanu, minyak biji anggur, capryol 90, tween 80, PEG
400, DMDM hydantoin dan akuades dalam berbagai konsentrasi. Karakterisasi
nanoemulsi meliputi uji organoleptis, uji pH, persen transmitan, ukuran partikel,
polydispersity index (PI), zeta potensial, stabilitas termodinamika, dan stabilitas
dipercepat.
Hasil: Hasil identifikasi menggunakan instrumen GC-MS menunjukkan bahwa
minyak tamanu mengandung senyawa yang meliputi dehydrofukinone, pentacyclo
tetradecane, 3-ethyl-3 hydroxy-5alpha androstan-17 one, valerenal, valerenic acid,
valerenol, dan androstenedione. Minyak biji anggur teridentifikasi mengandung
senyawa aromadendrene, epimethandienone, anticopalic acid, dan ethyl
heptadecanoate. Formula F2 nanoemulsi menggunakan kombinasi 4% minyak
tamanu; 1% minyak biji anggur; 2,5% capryol 90; 37,5% tween 80; 5% PEG 400;
dan 50% akuades terpilih sebagai formula dengan karakteristik terbaik. Hasil
karakterisasi meliputi uji organoleptis baik, nilai pH 5,75±0,00, nilai transmitan
99,52±0,01%, ukuran partikel 11,93±0,50 nm, PI 0,12±0,02 dan zeta potensial
-28,60±1,40 mV. Formula F2 stabil berdasarkan uji stabilitas termodinamika dan
uji stabilitas dipercepat.
Kesimpulan: Formula F2 nanoemulsi telah memenuhi karakteristik sediaan dan
stabil.
Collections
- Pharmacy [1896]
