Show simple item record

dc.contributor.authorLatifah, Irma
dc.date.accessioned2025-07-01T07:01:45Z
dc.date.available2025-07-01T07:01:45Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56654
dc.description.abstractLatar belakang: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk minyak tamanu dan minyak biji anggur yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Namun, sifat hidrofobik kedua minyak membatasi efektivitasnya serta metabolit yang terkandung memerlukan sistem penghantaran yang efektif. Formulasi nanoemulsi dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan, efektivitas penetrasi, dan potensi terapi topikal yang lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula nanoemulsi dari kombinasi minyak tamanu dan minyak biji anggur dengan karakteristik yang baik. Metode: Identifikasi minyak tamanu dan minyak biji anggur dilakukan menggunakan GC-MS. Pembuatan tiga formula nanoemulsi dengan mencampurkan minyak tamanu, minyak biji anggur, capryol 90, tween 80, PEG 400, DMDM hydantoin dan akuades dalam berbagai konsentrasi. Karakterisasi nanoemulsi meliputi uji organoleptis, uji pH, persen transmitan, ukuran partikel, polydispersity index (PI), zeta potensial, stabilitas termodinamika, dan stabilitas dipercepat. Hasil: Hasil identifikasi menggunakan instrumen GC-MS menunjukkan bahwa minyak tamanu mengandung senyawa yang meliputi dehydrofukinone, pentacyclo tetradecane, 3-ethyl-3 hydroxy-5alpha androstan-17 one, valerenal, valerenic acid, valerenol, dan androstenedione. Minyak biji anggur teridentifikasi mengandung senyawa aromadendrene, epimethandienone, anticopalic acid, dan ethyl heptadecanoate. Formula F2 nanoemulsi menggunakan kombinasi 4% minyak tamanu; 1% minyak biji anggur; 2,5% capryol 90; 37,5% tween 80; 5% PEG 400; dan 50% akuades terpilih sebagai formula dengan karakteristik terbaik. Hasil karakterisasi meliputi uji organoleptis baik, nilai pH 5,75±0,00, nilai transmitan 99,52±0,01%, ukuran partikel 11,93±0,50 nm, PI 0,12±0,02 dan zeta potensial -28,60±1,40 mV. Formula F2 stabil berdasarkan uji stabilitas termodinamika dan uji stabilitas dipercepat. Kesimpulan: Formula F2 nanoemulsi telah memenuhi karakteristik sediaan dan stabil.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFormulasien_US
dc.subjectMinyak Tamanuen_US
dc.subjectminyak biji angguren_US
dc.subjectNanoemulsien_US
dc.titleFormulasi Nanoemulsi Kombinasi Minyak Tamanu (Calophyllum Inophyllum L.) dan Minyak Biji Anggur (Vitis Vinifera L.)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613233


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record