• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Terhadap Korban Oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

    Thumbnail
    View/Open
    20410448 Bab 1.pdf (269.1Kb)
    20410448 Daftar Pustaka.pdf (228.5Kb)
    Date
    2024
    Author
    Renhoat, Zulfachmi Nurizqi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perlindungan hukum terhadap korban tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober ini menewaskan 135 orang akibat kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang serta meninggalkan dampak yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat umum. Penelitian ini mengkaji mengenai: 1) bagaimana perlindungan hukum terhadap korban kerusuhan di stadion Kanjuruhan; 2) apa upaya yang dilakukan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban terhadap kerusuhan di stadion Kanjuruhan; dan 3) apa yang menjadi hambatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban kerusuhan di stadion Kanjuruhan?. Metode penelitian yang digunakan untuk penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum empiris. Metode pengumpulan data primer yang terkumpul melalui kegiatan wawancara dengan petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Hasil penelitian menunjukan, pertama, Pemberian restitusi, kompensasi, konseling, pelayanan medis, bantuan hukum dan informasi. Bentuk perlindungan dan bantuan kepada korban, tetapi sayangnya tidak ada restitusi yang diberikan kepada korban, kedua, pemenuhan hak prosedural, medis, dan psikologis, pendampingan terhadap korban oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, ketiga, Kerjasama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban belum optimal dan pandangan penegak hukum yang menganggap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana lebih penting dari pada Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56523
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV