• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perlindungan Hukum Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Mobil Jimny di PT. Suzuki Indomobilsales dengan System Pre-order

    Thumbnail
    View/Open
    20410367 Bab 1.pdf (267.6Kb)
    20410367 Daftar Pustaka.pdf (151.4Kb)
    Date
    2025
    Author
    Dewantara, Muhamad Vito
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pertumbuhan masyarakat yang pesat meningkatkan kebutuhan kendaraan, terutama roda empat, mendorong perusahaan otomotif menawarkan opsi pembelian tunai maupun kredit. Transaksi ini melibatkan aspek keuangan kompleks dan memerlukan pemahaman hak konsumen sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Perlindungan ini penting dalam transaksi pre-order yang sering menimbulkan ketidakjelasan. Penelitian ini berfokus pada dua permasalahan utama: (1) bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi pembelian mobil Jimny dengan sistem pre-order di dealer PT. Suzuki Indomobil Sales? (2) apakah jual beli mobil Jimny dengan sistem pre-order diperbolehkan dalam hukum Islam? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, dengan metode pendekatan perundang-undangan, dengan sumber data yang digunakan ialah bahan hukum primer, sekunder tersier dan mengumpulkan data dengan menggunakan library research, data dianalisis dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam transaksi pre-order mobil Jimny di PT. Suzuki Indomobil Sales perlindungan konsumen tersebut tidak terlaksana dengan baik. Ketidakjelasan informasi dan tenggat waktu pengiriman, menunjukkan pelanggaran terhadap hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang jelas dan adil sebagaimana diatur oleh undang-undang perlindungan konsumen.. Dalam hukum Islam, transaksi ini dianggap tidak sah dan akadnya dapat dibatalkan, ketidakjelasan waktu penyerahan barang dan penerapan mark-up harga melanggar syarat-syarat akad yang sah, serta bertentangan dengan prinsip keadilan dalam Islam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56424
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV