| dc.contributor.author | Syam, Fahrisa Putri Oktaviani Metadata | |
| dc.date.accessioned | 2025-06-16T06:19:59Z | |
| dc.date.available | 2025-06-16T06:19:59Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/56421 | |
| dc.description.abstract | Pelecehan seksual online melalui media sosial semakin meningkat
dan memberikan dampak negatif yang serius terhadap perempuan
sebagai korban. Meskipun Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan
Seksual telah mengatur perlindungan terhadap korban kekerasan
seksual berbasis elektronik, akan tetapi sanksi yang ada dalam
Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dianggap lebih
ringan, dibandingkan dengan undang-undang relevan lainnya sepert i
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Undang-
Undang Pornografi. Penelitian ini menggunakan metode normatif
dengan pendekatan perundang-undangan serta analisis kualitatif.
Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis
menggunakan asas Lex Specialis dan concursus untuk menila i
efektivitas regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memiliki peran
utama dalam perlindungan hukum dan pemulihan terhadap korban,
namun memerlukan kolaborasi dengan Undang -Undang Informasi dan
Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Pornografi untuk
memperkuat efektivitasnya. Diperlukan harmonisasi antara Undang-
Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang -Undang Informasi
dan Transaksi Elektronik, serta Undang -Undang Pornografi agar
perlindungan hukum dapat terjadi secara komprehensif, yaitu
berbasis korban dan pelaku merasakan efek jera . | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Perlindungan Hukum | en_US |
| dc.subject | Pelecehan Seksual Online | en_US |
| dc.subject | Media Sosial | en_US |
| dc.title | Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Sebagai Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual Secara Online di Media Sosial | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 21410358 | |