Show simple item record

dc.contributor.authorShintauri, Fadhila
dc.date.accessioned2025-06-13T07:24:15Z
dc.date.available2025-06-13T07:24:15Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56393
dc.description.abstractAdanya peningkatan kasus narkotika, terjadinya overcrowded di lapas juga rutan, dan penumpukan perkara sehingga Plea bargaining yang diadopsi menjadi jalur khusus dapat menjadi salah satu alternatif penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Penelitian ini membahas pengaturan Plea bargaining dalam tindak pidana narkotika di Filipina dan peluang penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia melalui Plea bargaining. Bagaimana pengaturan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Filipina melalui mekanisme Plea bargaining dan bagaimana peluang penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagai self victimizing-victim di Indonesia melalui Plea bargaining. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach), konseptual (conceptual approach), dan komparatif. Metode analisis data deskriptif-kualitatif, pengambilan data melalui studi dokumen dan studi kepustakaan mengenai Plea bargaining dalam tindak pidana narkotika. Hasil dari penelitian ini bahwa pengaturan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Filipina melalui mekanisme Plea bargaining diatur secara jelas dalam Departemen Circular No. 003 Clarificatory Guidelines On Plea bargaining For Republic Act No. 9165, Otherwise Known As The "Comprehensive Dangerous Drugs Act Of 2002 dan terdapat peluang masuk dalam hukum acara pidana terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui Plea bargaining apabila dilihat dari aspek self victimizing-victim dan tiga aspek lainnya filosofis, sosiologis, dan yuridis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPlea Bargainingen_US
dc.subjectJalur Khususen_US
dc.subjectTindak Pidana Penyalahgunaan Narkotikaen_US
dc.subjectSelf Victimizing-Victimen_US
dc.titlePenyelesaian Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Sebagai Self Victimizing-victim melalui Plea Bargaining (Studi Perbandingan Plea Bargaining dalam Tindak Pidana Narkotika di Filipina)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410582


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record