• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyelesaian Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Sebagai Self Victimizing-victim melalui Plea Bargaining (Studi Perbandingan Plea Bargaining dalam Tindak Pidana Narkotika di Filipina)

    Thumbnail
    View/Open
    21410582 Bab 1.pdf (469.5Kb)
    21410582 Daftar Pustaka.pdf (308.9Kb)
    Date
    2025
    Author
    Shintauri, Fadhila
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Adanya peningkatan kasus narkotika, terjadinya overcrowded di lapas juga rutan, dan penumpukan perkara sehingga Plea bargaining yang diadopsi menjadi jalur khusus dapat menjadi salah satu alternatif penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Penelitian ini membahas pengaturan Plea bargaining dalam tindak pidana narkotika di Filipina dan peluang penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia melalui Plea bargaining. Bagaimana pengaturan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Filipina melalui mekanisme Plea bargaining dan bagaimana peluang penyelesaian tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagai self victimizing-victim di Indonesia melalui Plea bargaining. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach), konseptual (conceptual approach), dan komparatif. Metode analisis data deskriptif-kualitatif, pengambilan data melalui studi dokumen dan studi kepustakaan mengenai Plea bargaining dalam tindak pidana narkotika. Hasil dari penelitian ini bahwa pengaturan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Filipina melalui mekanisme Plea bargaining diatur secara jelas dalam Departemen Circular No. 003 Clarificatory Guidelines On Plea bargaining For Republic Act No. 9165, Otherwise Known As The "Comprehensive Dangerous Drugs Act Of 2002 dan terdapat peluang masuk dalam hukum acara pidana terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui Plea bargaining apabila dilihat dari aspek self victimizing-victim dan tiga aspek lainnya filosofis, sosiologis, dan yuridis.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56393
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV