Show simple item record

dc.contributor.authorRamadanti, Anli Maharani
dc.date.accessioned2025-05-26T03:50:59Z
dc.date.available2025-05-26T03:50:59Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56000
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh fraud hexagon yakni faktor tekanan yang direpresentasikan oleh stabilitas keuangan juga tekanan pihak luar, faktor kapabilitas direpresentasikan oleh pergantian direksi, faktor kesempatan direpresentasikan oleh sifat industri, faktor rasionalisasi direpresentasikan oleh total accrual ratio, faktor arogansi direpresentasikan oleh jumlah tampilan foto direktur utama dan faktor kolusi direpresentasikan oleh proyek dengan pemerintah terhadap kecurangan laporan keuangan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 21 perusahaan dari total 115 perusahaan BUMN Indonesia tahun 2020-2023 kemudian dianalisis dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 30. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa stabilitas keuangan, pergantian direksi dan jumlah tampilan foto direktur utama berpengaruh negatif dan signifikan. Sedangkan tekanan pihak luar, sifat industri dan proyek dengan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan serta total accrual ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2023.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFraud Hexagonen_US
dc.subjectKecurangan Laporan Keuanganen_US
dc.titleDeterminan Kecurangan Laporan Keuangan pada BUMN di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22919040


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record