| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis strategi manajemen event Pasar Setupon dan Pasar Desa
Lestari sebagai pasar temporer berbasis komunitas. Kedua pasar ini diinisiasi oleh
komunitas Setupon dengan mengusung spirit gotong royong sebagai konsep utama.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis teori
manajemen event Goldblatt yang mencakup lima tahapan: research, design, planning,
coordination, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan
wawancara dengan narasumber kunci yaitu Co-Founder Pasar Setupon dan Pasar Desa
Lestari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pasar temporer ini menerapkan strategi
manajemen event yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan
pelestarian lingkungan melalui pendekatan berbasis komunitas. Untuk Pasar Setupon
menekankan pada penguatan komunitas lokal dan keberlanjutan lingkungan, sementara pada
Pasar Desa Lestari berfokus pada pemberdayaan komunitas desa dan pelestarian desa
dengan menjual hasil panen mereka. Event ini tidak hanya menjadi wadah transaksi
ekonomi, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai sosial budaya melalui berbagai
program edukasi seperti creative workshop dan talkshow bertemakan usaha kreatif. | en_US |