Show simple item record

dc.contributor.authorAndriese, Mahdavikia Arsyil
dc.date.accessioned2025-05-20T02:20:06Z
dc.date.available2025-05-20T02:20:06Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55892
dc.description.abstractDewasa ini topik tentang isu kesehatan mental makin menguat. Terutama dikalangan Generasi Z. Generasi Z Sebagai generasi yang tumbuh di era teknologi dan media sosial, generasi Z sering menghadapi tantangan kesehatan mental yang berbeda dari generasi lainnya, Seperti, tekanan sosial, keuangan, pendidikan, dan pertumbuhan teknologi yang berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka. Namun, isu ini sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena tidak ada pemahaman dan edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental ini. Generasi Z yang sering menggaungkan isu ini justru sering disebut sebagai generasi yang lemah oleh sebagian masyarakat di linimasa. Tak sedikit juga dari Generasi Z yang sulit untuk mengungkapkan perasaanya terhadap tekanan yang dihadapi. Bersamaan dengan tumbuhnya teknologi dan budaya populer di tengah masyarakat. Nama Hindia yang merupakan salah satu musisi yang lahir dari skena musik independen muncul dengan membawakan karya yang mengangkat isu- isu sosial salah satunya adalah kesehatan mental dari sudut pandang Generasi Z. Maka dari itu penulis mengganggap bahwa perlu adanya kajian analisis bagaimana Hindia merepresentasikan kesehatan mental Generasi Z dalam karya terbaru nya. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi tema-tema yang berkaitan dengan kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, dan aspek kesehatan mental lainnya. Data diperoleh dari lirik-lirik lagu dalam album tersebut dan dianalisis untuk memahami cara Hindia menyampaikan pesan-pesan terkait kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik dalam album ini mencerminkan berbagai aspek pengalaman emosional generasi Z, termasuk tekanan sosial, perasaan tidak memadai, dan perjuangan dalam menemukan identitas diri. Dengan demikian, album ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi artistik tetapi juga berfungsi sebagai media untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah kesehatan mental di kalangan masyarakat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRepresentasien_US
dc.subjectKesehatan Mentalen_US
dc.subjectGenerasi Zen_US
dc.subjectSemiotikaen_US
dc.subjectHindiaen_US
dc.titleRepresentasi Problematika Kesehatan Mental Generasi Z dalam Lirik Lagu Pada Album “Lagipula Hidup Akan Berakhir” Karya Hindiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20321163


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record