| dc.description.abstract | Wakaf uang merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi
besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat jika dikelola sesuai dengan prinsip
maqasid wakaf. Namun, rendahnya literasi wakaf di masyarakat Indonesia,
termasuk di Yogyakarta, menjadi tantangan utama dalam optimalisasi manfaat
wakaf uang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Yayasan
Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI) Yogyakarta mengimplementasikan maqasid
wakaf dalam manajemen literasi wakaf uang. Metode penelitian yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam dengan pengurus YEWI serta
pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YEWI telah menerapkan
maqasid wakaf dalam berbagai program edukasi dan literasi, seperti
penyelenggaraan seminar, pelatihan nazhir, workshop profesi, serta pemanfaatan
platform digital untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wakaf uang.
Selain itu, YEWI berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf
dan menekankan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana wakaf.
Meskipun berbagai program telah berjalan, penelitian ini menemukan bahwa
tingkat pemahaman masyarakat terhadap wakaf uang masih rendah, sebagaimana
ditunjukkan oleh indeks literasi wakaf di Yogyakarta yang tergolong rendah
dibandingkan daerah lain di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa masih
diperlukan strategi literasi yang lebih efektif serta sistem pengelolaan yang
profesional agar potensi wakaf uang dapat dimanfaatkan secara optimal dan
berkelanjutan. Kontribusi akademik penelitian ini adalah memberikan perspektif
baru mengenai penerapan maqasid wakaf dalam manajemen literasi wakaf uang
serta memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesadaran dan
partisipasi masyarakat dalam berwakaf. | en_US |