Analisis Pusat Pertumbuhan Wilayah dan Hinterland di Kabupaten Kulon Progo
Abstract
Efisiensi suatu wilayah dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang
dapat membantu percepatan pertumbuhan suatu wilayah. Percepatan pembangunan
suatu wilayah mampu menghasilkan pusat pertumbuhan dan Hinterland. Kecamatan
yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan dan Hinterland menjadi tujuan analisis dalam
penelitian ini serta bertujuan untuk mengevaluasi nilai interaksi antar wilayah di
Kabupaten Kulon Progo dengan membandingkan data dari tahun 2020 dan tahun
2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui BPS
Kabupaten Kulon Progo mencakup informasi mengenai fasilitas pendidikan, ibadah,
kesehatan, perekonomian, pariwisata, komunikasi, jumlah penduduk dan jarak antar
kecamatan. Metode yang diterapkan adalah Analisis skalogram dan Analisis gravitasi,
yang diolah menggunakan Microsoft Excel 2013. Hasil analisis skalogram tahun 2020
menunjukkan bahwa terdapat tiga kecamatan sebagai pusat pertumbuhan di
Kabupaten Kulon Progo yaitu Kecamatan Wates, Kecamatan Temon, dan Kecamatan
Nanggulan. Pada tahun 2023, ketiga kecamatan tersebut tetap menjadi pusat
pertumbuhan. Hasil analisis gravitasi mengungkapkan adanya perbedaan jarak antar
kecamatan yang berpengaruh pada besaran interaksi antara kecamatan pusat
pertumbuhan dan Hinterland.
Collections
- Economics [2702]
