Show simple item record

dc.contributor.authorFadel, Dani Ahmad
dc.date.accessioned2025-05-07T03:04:09Z
dc.date.available2025-05-07T03:04:09Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55578
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan dan kekuatan mengikat sebuah PPJB (Perjianjian Pengikatan Jual Beli) hak atas tanah yang dibuat di bawah tangan, serta akibat hukum terhadap pembatalan PPJB secara sepihak oleh pihak debitur karena alasan keuangan. Pertanyaan hukum difokuskan pada, Pertama mengenai keabsahan PPJB hak atas tanah secara di bawah tangan, Kedua, mengenai akibat hukum terhadap pembatalan PPJB secara sepihak oleh debitur karena alasan keuangan, Ketiga mengenai upaya penyelesaian sengketa PPJB hak atas tanah. Penelitian ini merupakan tipe penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, studi pustaka, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama PPJB antara Tuan P dan Pihak RS adalah sah dan mengikat kedua pihak berdasarkan Pasal 1320 KUH Perdata, Kedua pemutusan perjanjian sepihak oleh Pihak RS dapat dikualifikasikan sebagai PMH (Perbuatan Melawan Hukum) di mana akibat hukum dari tindakan PMH adalah ganti kerugian, Ketiga upaya penyelesaian yang dapat yakni dengan mediasi terlebih dahulu, apabila mediasi tidak berhasil maka dapat melalui gugatan PMH.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAkta Bawah Tanganen_US
dc.subjectJual Belien_US
dc.subjectPembatalan Perjanjian Sepihaken_US
dc.subjectPenyelesaian Sengketaen_US
dc.subjectPeralihan Hak Atas Tanahen_US
dc.subjectPerjanjianen_US
dc.titlePembatalan Sepihak Atas Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak Atas Tanah Secara di Bawah Tanganen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410034


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record