• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengambilan dan Penggunaan Potret Tanpa Izin untuk Desain Baju yang dipromosikan melalui Aplikasi Tiktok

    Thumbnail
    View/Open
    18410433.pdf (1.296Mb)
    Date
    2025
    Author
    Suseno, Rafli Raihan Daffa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pengambilan dan penggunaan potret tanpa izin untuk desain baju yang dipromosikan melalui aplikasi TikTok, berdasarkan ketentuan hukum hak cipta di Indonesia. Selain itu, penelitian ini mengkaji akibat hukum dari pelanggaran tersebut serta upaya perlindungan hukum yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan korban pelanggaran dan studi pustaka, melibatkan analisis norma hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier digunakan untuk mendukung analisis deskriptif kualitatif terhadap fenomena yang terjadi di lapangan. Penelitian ini mengungkap bahwa pelanggaran hak cipta sering terjadi akibat lemahnya literasi hukum masyarakat, rendahnya kesadaran terhadap nilai hak cipta, serta kurangnya pengawasan pada platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan potret tanpa izin melanggar hak eksklusif pencipta sebagaimana diatur dalam Pasal 9 dan Pasal 12 UU Hak Cipta, mencakup hak moral dan ekonomi. Hak moral melibatkan pengakuan terhadap identitas pencipta dan integritas karya, sedangkan hak ekonomi mencakup manfaat finansial dari penggunaan ciptaan. Pelanggaran ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mencemarkan reputasi dan integritas karya pencipta. Upaya penyelesaian dapat dilakukan melalui jalur litigasi maupun non- litigasi, seperti arbitrase atau mediasi. Namun, pelaksanaan perlindungan hukum masih menghadapi tantangan dalam pembuktian pelanggaran, terutama di media digital.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55510
    Collections
    • Law [3499]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV