Show simple item record

dc.contributor.authorMuhadzdzib, Farras Rizqi
dc.date.accessioned2025-05-05T04:10:10Z
dc.date.available2025-05-05T04:10:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55490
dc.description.abstractData Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menunjukkan peningkatan berkelanjutan pada produk domestik bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif di Indonesia pascapandemi Covid-19 tahun 2020. Funia Creative didirikan oleh tiga orang pada tanggal 5 Desember 2023 yang bertempat di Dinsos Sinduadi, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta sebagai bisnis yang bergerak di bidang multimedia kreatif, dengan spesifikasi layanan yang ditawarkan yaitu fotografi, videografi, dan desain grafis. Penerapan akad oleh Funia Creative yaitu akad Musyarakah dan akad Ijarah. Demi terciptanya keberhasilan kegiatan operasional bisnis, khususnya bidang produksi, perlu adanya penerapan alur kerja produksi yang jelas. Alur kerja produksi tersebut meliputi brainstorming, pre-production, production, post-production, delivery, dan feedback atau umpan balik klien. Selama pelaksanaan kegiatan operasional bisnis, Funia Creative berhasil menjual enam layanan jasa (masing-masing lima untuk layanan fotografi wisuda, serta 1 untuk layanan desain grafis UMKM), dengan total laba bersih yang dicapai yaitu sebesar Rp 791.500. Hasil laporan perintisan bisnis ini adalah pemaparan mengenai strategi peningkatan kualitas layanan produksi melalui spesifikasi layanan, penerapan alur kerja produksi, hingga efisiensi sumber daya yang dimiliki.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFunia Creativeen_US
dc.subjectSpesifikasi Layananen_US
dc.subjectProduksien_US
dc.titleStrategi Peningkatan Kualitas Layanan Produksi Bisnis Jasa Multimedia Kreatif “Funia Creative” dalam Upaya Membangun Loyalitas Pelangganen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20423177


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record