Strategi Peningkatan Kualitas Layanan Produksi Bisnis Jasa Multimedia Kreatif “Funia Creative” dalam Upaya Membangun Loyalitas Pelanggan
Abstract
Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menunjukkan
peningkatan berkelanjutan pada produk domestik bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif di
Indonesia pascapandemi Covid-19 tahun 2020. Funia Creative didirikan oleh tiga orang pada
tanggal 5 Desember 2023 yang bertempat di Dinsos Sinduadi, Kabupaten Sleman, D.I.
Yogyakarta sebagai bisnis yang bergerak di bidang multimedia kreatif, dengan spesifikasi
layanan yang ditawarkan yaitu fotografi, videografi, dan desain grafis. Penerapan akad oleh
Funia Creative yaitu akad Musyarakah dan akad Ijarah. Demi terciptanya keberhasilan
kegiatan operasional bisnis, khususnya bidang produksi, perlu adanya penerapan alur kerja
produksi yang jelas. Alur kerja produksi tersebut meliputi brainstorming, pre-production,
production, post-production, delivery, dan feedback atau umpan balik klien. Selama
pelaksanaan kegiatan operasional bisnis, Funia Creative berhasil menjual enam layanan jasa
(masing-masing lima untuk layanan fotografi wisuda, serta 1 untuk layanan desain grafis
UMKM), dengan total laba bersih yang dicapai yaitu sebesar Rp 791.500. Hasil laporan
perintisan bisnis ini adalah pemaparan mengenai strategi peningkatan kualitas layanan
produksi melalui spesifikasi layanan, penerapan alur kerja produksi, hingga efisiensi sumber
daya yang dimiliki.
Collections
- Islamic Economics [1180]
