• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Klasifikasi Penyakit Arteri Koroner dari Data Sinyal Electrocardiography (ECG) menggunakan Long Short-term Memory (LSTM)

    Thumbnail
    View/Open
    21611110.pdf (15.48Mb)
    Date
    2025
    Author
    Zaharani, Aliyya Ranesta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyakit Arteri Koroner (CAD) merupakan penyebab utama kematian akibat penyakit jantung dan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti gagal jantung dan gangguan ritme jantung. Salah satu indikasi penting dalam diagnosis CAD adalah deteksi aritmia, yang dapat dideteksi melalui analisis sinyal Electrocardiography (ECG). Aritmia yang tidak terdeteksi dapat memperburuk kondisi pasien sehingga deteksi dini sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi pada pasien dengan CAD menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM). Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah St Petersburg INCART 12-lead Arrhythmia Database yang diambil dari website PhysioNet. Data yang dianalisis melibatkan 75 rekaman ECG dari 32 pasien dengan berbagai kondisi CAD. Data sinyal ECG yang digunakan terdiri dari 12 channel, yaitu I, II, III, aVL, aVF, aVF, V1, V2, V3, V4, V5, V6. Penelitian ini melibatkan serangkaian proses, termasuk pengumpulan data, preprocessing menggunakan wavelet transform untuk mengurangi noise, ECG Segmentation yang berdurasi 5 detik dengan overlap 1 detik, ekstraksi fitur dengan menggunakan statistical feature. Data kemudian distandarisasi menggunakan standard scaler dengan pembagian training 70% dan testing 30% dengan random state 42. Kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan LSTM dengan fungsi aktivasi ReLU, dropout sebesar 0.25, dan dense layer dengan fungsi aktivasi softmax. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa akurasi model LSTM sebesar 98.99% dan berdasarkan Stratified K-Fold Cross Validation memiliki rata-rata akurasi yang diperoleh sebesar 96.78%. Selain itu, hasil confusion matrix multi-class pada 10 diagnosis memiliki akurasi di atas 98%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55449
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV