| dc.description.abstract | Permasalahan mengenai masalah ekonomi, sosial, dan lingkungan yang ada di seluruh
dunia mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membangun komitmen
bersama negara anggotanya berupa penerapan Sustainable Development Goals
(SDGs). SDGs diterapkan untuk menuntaskan kemiskinan, mengatasi ketimpangan
dan ketidakadilan, memajukan ekonomi yang berkelanjutan, mengatasi perubahan
iklim, dan memperkuat kemitraan global. Salah satu hal yang dapat memberikan
pengaruh terhadap pengungkapan SDGs yaitu peran dari Chief Excecutive Officer
(CEO). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis apakah peran dari
karakteristik CEO berpengaruh terhadap SDGs yang diungkapkan. Sampel pada
penelitian ini yaitu perseroan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan
periode 2021 sampai 2023. Penelitian ini menggunakan Upper Echelon Theory dan
menghasilkan karakteristik CEO berupa gender, usia, masa jabatan, tingkat
pendidikan, dan kewarganegaraan. Model regresi yang digunakan pada penelitian ini
yaitu regresi berganda yang diolah menggunakan STATA. Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini menunjukkan bahwa gender CEO memiliki pengaruh positif tidak
signifikan pada pengungkapan SDGs. Usia dan tingkat pendidikan CEO memiliki
pengaruh positif signifikan pada pengungkapan SDGs. Masa jabatan dan
kewarganegaraan CEO memiliki pengaruh negatif signifikan pada pengungkapan
SDGs. | en_US |