Analisis Deskriptif Kebijakan Kampus dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kampus Universitas Islam
Indonesia (UII) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam
merespon dan menangani kasus kekerasan seksual. Penelitian ini berusaha
memahami bagaimana kedua universitas menerapkan prosedur pelaporan,
pendampingan korban, dan langkah-langkah disiplin, serta bagaimana kebijakan
tersebut diterima dan dinilai oleh publik dalam upaya menciptakan lingkungan
kampus yang aman dan adil. Temuan menunjukkan bahwa kedua universitas
memiliki pendekatan yang berbeda, sebelumnya UII menggunakan tim pencari
fakta ad hoc yang memberikan fleksibilitas, kemudian UII membentuk tim khusus
yaitu satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (Satgas PPKS),
sementara UMY mengandalkan struktur formal melalui komite etik dan Lembaga
Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA). Meskipun pendekatan ini
berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan
kampus yang aman dan mendukung. Penelitian ini juga mengidentifikasi perlunya
pelatihan khusus untuk tim penangan kasus dan pengembangan strategi komunikasi
yang menjaga transparansi tanpa mengorbankan kerahasiaan korban. Rekomendasi
penelitian ini mencakup pelatihan intensif bagi tim terkait, meningkatkan layanan
konseling, serta sosialisasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman civitas
akademika. Dengan pendekatan yang lebih strategis dan komprehensif, kedua
universitas dapat menciptakan mekanisme yang lebih efektif dalam melindungi hak
korban dan membangun budaya kampus yang bebas dari kekerasan seksual.
Collections
- Communication [1450]
