Anis Baswesdan’s Personal Branding and Political Communication Strategy on Social Media
Abstract
Komunikasi politik merupakan suatu proses komunikasi yang melibatkan pesan-
pesan politik dan aktor-aktor politik yang memuat kekuasaan, pemerintahan, dan aktivitas
politik dalam bentuk suatu sistem politik. Komunikasi politik mempunyai beberapa model,
salah satunya adalah politik Aristotelian yang mempunyai tiga bagian dasar komunikasi yaitu
pembicara, pesan dan pendengar, namun model Aristotelian. Komunikasi politik di era
sekarang begitu mudah dan sangat tepat sasaran karena menggunakan media sosial seperti
Instagram dan TikTok, hal inilah yang dilakukan Anies Baswedan dalam menyampaikan
pesan-pesan politiknya. Personal branding adalah cara seseorang menunjukkan nilai-nilai
dan karakteristiknya yang tidak dimiliki orang lain. Bentuk personal branding ciri aktor
politik seperti Kepemimpinan yang bertujuan tegas dalam menghadapi tantangan di
masyarakat harus efektif karena dapat memperkuat reputasi Anda sebagai tokoh politik yang
mampu memimpin dan memberikan solusi. Manajemen Krisi menyiapkan strategi untuk
menghadapi situasi yang menantang persepsi masyarakat terhadap seorang tokoh politik.
Pesan dan visi sebagai seorang tokoh politik harus mencerminkan nilai-nilai dan tujuan
kebijakan, arah yang ingin dibawa oleh tokoh politik tersebut kepada masyarakat. Ciri-ciri
inilah yang digunakan Anies Baswedan dalam membangun personal branding. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif Bogdan dan
Taylor Moleong, dan studi literatur.
Collections
- Communication [1423]
