| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi siswa di SD
N Sutopati 5, Kajoran, Magelang, yaitu tingginya angka anak usia sekolah yang
tidak melanjutkan pendidikan. Beberapa faktor utama yang melatarbelakangi hal
ini yaitu motivasi yang rendah untuk melanjutkan pendidikan menyebabkan
banyak anak usia sekolah menghabiskan waktu di luar sekolah saat jam pelajaran
berlangsung, dengan tujuan membantu pekerjaan orang tua di ladang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
keputusan siswa dalam melanjutkan sekolah lanjutan atau tidak, dari segi
pemahaman ilmu agama, faktor pendidikan orang tua. Studi kasus dilakukan di
SD N Sutopati 5, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah. Untuk populasinya adalah
seluruh siswa kelas 6 SD Negeri Sutopati 5, dengan pengambilan sampel yaitu
total sampling dikarenakan jumlah responden di bawah 100 dengan populasi dari
Angkatan 2021-2023. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket
dengan skala likert sebagai alat ukur penilaian, teknik analisis data menggunakan
statistik sederhana yang menyajikan prosentase .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua dan
pemahaman agama anak memiliki peran signifikan dalam keputusan anak untuk
melanjutkan pendidikan. Anak dari orang tua berpendidikan lebih tinggi
cenderung memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan sekolah, sementara
pemahaman agama yang baik (nilai di atas KKM) juga menjadi faktor pendorong.
Selain itu, ditemukan tren peningkatan partisipasi pendidikan pada anak dari
kelompok tersebut pada tahun 2023. Meskipun demikian, faktor lain seperti
kondisi ekonomi, akses pendidikan, dan dukungan keluarga tetap penting untuk
diperhatikan dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan di masa depan. | en_US |