| dc.description.abstract | Pergaulan Pergaulan bebas di kalangan remaja merupakan isu sosial yang
mengkhawatirkan karena melibatkan berbagai pelanggaran norma, termasuk
perilaku seksual pranikah. Fenomena ini menjadi masalah kompleks karena
kurangnya pendidikan seksualitas yang mendorong remaja untuk mencari informasi
sendiri mengenai seksualitas. Hal ini menimbulkan konsekuensi yang signifikan,
terutama di masyarakat Indonesia, karena bertentangan dengan norma agama dan
sosial, serta berimplikasi pada stigma sosial dan memicu berbagai dampak negatif.
Penelitian ini membahas representasi pergaulan bebas reamaja dan perilaku seksual
pranikah dalam film Akibat Pergaulan Bebas dan web series Little Mom. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pergaulan bebas dan
perilaku seksual pranikah di kalangan remaja direpresentasikan dalam kedua
tayangan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma
konstruktivisme dan metode semiotika Ferdinand de Saussure sebagai metode
membaca film, yang melibatkan analisis penanda (signifier) dan petanda (signified)
pada setiap scene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tayangan tersebut
tidak hanya berperan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi
yang kritis terhadap isu-isu sosial, terutama terkait dengan minimnya edukasi
seksual di kalangan remaja. Representasi pergaulan bebas remaja dan perilaku
seksual pranikah dalam film dan web series menunjukkan tanda-tanda dan pesan
yang relevan dengan permasalahan remaja di Indonesia. Setiap karakter
menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa pendidikan seks harus diajarkan
sejak dini, karena kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja dapat membawa
dampak sosial dan psikologis yang serius. Dengan demikian, penelitian ini
menegaskan bahwa tayangan dalam film memiliki peran penting dalam membentuk
persepsi publik terhadap isu-isu sosial seperti pergaulan bebas dan perilaku seksual
pranikah yang terjadi di masyarakat. | en_US |