Show simple item record

dc.contributor.authorNafis, Aziz Muammar
dc.date.accessioned2024-12-16T04:50:34Z
dc.date.available2024-12-16T04:50:34Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53965
dc.description.abstractPenelitian ini berfokus pada pengkajian representasi atau penggambaran emosi negatif ditinjau dari fungsi bahasa dalam album Berjalan Mundur karya musisi Fiersa Besari. Dalam album berisi 11 lagu tersebut, peneliti memberikan informasi mengenai makna atau representasi emosi negatif dalam lagu-lagu tersebut. Oleh karena itu peneliti telah menganalisis pesan tentang gambaran emsoi negatif apa saja yang dimasukkan dalam album tersebut. Peneliti menggunakan metode analisis semiotika Roman Jakobson dengan fokus pada komponen teori The Constitutive Factor of Communication dan teori The Function of Communication untuk mengkonstruksi pesan representasi emosi negatif dalam lagu-lagu Album Berjalan Mundur ciptaan Fiersa Besari. Teori-teori yang melandasi penelitian ini adalah musik sebagai media komunikasi, lirik, representasi emosi negatif, dan semiotika. Penelitian ini menghasilkan 6 tema unit analisis yang terdapat pada album tersebut, yaitu emosi kesedihan, emosi putus asa, emosi kekecewaan, emosi ketakutan, emosi kecemasan, dan emosi penyesalan. Musik menjadi sebuah wadah bagi seseorang untuk menggambarkan emosi yang ada dalam dirinya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectReperesentasi Emosi Negatifen_US
dc.subjectAlbum Musiken_US
dc.subjectLiriken_US
dc.subjectSemiotikaen_US
dc.subjectKebahasaanen_US
dc.titleMusik dan Representasi Emosi Negatif (Analisis Semiotika Roman Jakobson Pada Lirik Lagu Dalam Album Musik “Berjalan Mundur” Karya Fiersa Besari)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20321175


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record