Proses Kreatif Hellhouse dalam Produksi Musik Hiphop
Abstract
Kemampuan kreatif adalah kemampuan yang membantu untuk berbuat lebih dari
kemungkinan rasional dari data dan pengetahuan yang dimilikinya, manusia
merupakan satu-satunya makhluk lengkap yang memiliki kreativitas aktif dan pasif.
Alasan penulis memilih Hellhouse sebagai objek penelitian dikarenakan penulis
ingin tahu proses kreatif Hellhouse dalam memproduksi sebuah musik dan juga
pengaruh terhadap gaya hidup dari para pendengarnya. Tujuan dalam penelitian ini
untuk mengetahui bagaimana proses kreatifitas komunitas HellHouse dalam
membuat sebuah lagu Hip-hop yang memberikan sebuah dampak ke karakteristik
Hip-hop di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Hellhouse menggunakan lirik sebagai alat guna menyampaikan pesan.
Pembentukan karya baik berupa lagu yang berisi lirik lirik yang bermakna juga
dibentuk melalui proses. Pertama umumnya dalam pembuatan lagu di hellhouse
menggunakan 2 cara yakni, sample based dan reguler composing, selanjutnya
pembuatan instrumental, Pembuatan lirik, terakhir melakukan take recording yang
mungkin dilakukan 1 sampai 5 kali guna mendapatkan emosi dan penyampaian lirik
yang pas Dalam pembuatan salah satu lagu dari rapper hellhouse yakni “cinta tak
sepait topi miring” ini memiliki unsur kebudayaan jawa yang sangat tinggi, di
dalam pembuatan liriknya melibatkan seniman puisi juga seniman wayang.
Hellhouse juga sangan mempengaruhi remaja di jogja, hellhouse memberikan
dampak begitu besar terutama dalam bidang fashion banyak anak muda yang
menjadikan hellhouse sebagai trendsetter. Hellhouse juga sangat dipengaruhi oleh
budaya asing, karena awal mula hiphop berasal dari Amerika dan beberapa
referensi rapper di hellhouse merupakan rapper-rapper Internasional.
Collections
- Communication [1409]
