Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemandirian Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs YAPI Pakem Sleman
Abstract
Hal yang melatarbelakangi penelitian ini ialah masih lemahnya
pendidikan di Indonesia. Salah satu faktornya yaitu masih banyak peserta didik
yang belum paham dengan materi yang diajarkan, dan hal tersebut membuat
peserta didik belum mandiri dalam belajar. Dengan adanya model pembelajaran
discovery learning diharapkan dapat membantu peserta didik lebih mudah dalam
memahami materi pelajaran. Peneletian ini bertujuan untuk menganalisis
bagaimana implementasi model discovery learning dalam pembelajaran Akidah
Akhalak, serta faktor pendukung dan penghambat proses pembelajaran Akidah
Akhlak dengan model discovery learning.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus yang fokus pada peserta didik di MTs Yapi. Pengambilan data dengan
menggunakan 3 cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang
digunakan untuk menganalisis data ialah reduksi data, penyajian data, dan
verifikasi kesimpulan data, dan uji validitas data dengan menggunakan
triangulasi.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: 1) Proses
implementasi model pembelajaran discovery learning terdapat tujuh tahapan
yaitu pemberian stimulation, problem statement, data collection, data prosessing,
verification, dan Generalization. 2) Faktor pendukung dalam penerapan
discovery learning diantaranya yaitu penggunaan sarana prasarana, guru
sebagai fasilitator, menentukan materi yang akan diajarkan, kemampuan peserta
didik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kemampuan peserta didik,
keterbatasan alokasi waktu pada saat pembelajaran.
Collections
- Islamic Education [1211]
