| dc.description.abstract | Tenaga kesehatan sebagai garda depan dalam layanan kesehatan, memiliki peran yang sangat penting
dalam penanganan Kesehatan selama pandemi Covid 19. Namun, risiko untuk tertular, kelelahan bekerja,
hingga berakibat kematian juga menjadi beban yang harus ditanggung oleh tenaga kesehatan yang
merawat pasien positif terpapar virus corona. Bekerja di Rumah Sakit Rujukan Covid 19, tenaga kesehatan
harus berhadapan dengan situasi seperti jam kerja yang lebih lama untuk merawat pasien, APD yang
kurang memadai, ketidak jujuran pasien akan kondisi yang dialami, hingga rela untuk tidak pulang
kerumah, serta kurangnya dukungan dari masyarakat. Hal-hal tersebut menjadi faktor pemicu risiko yang
harus ditangung oleh tanaga kesehatan. Penelitian ini berfokus pada pengalaman yang dirasakan oleh
tenaga kesehatan, sehingga diharapkan menjadi perhatian dan memberikan insight kepada masyarakat
bahwa tenaga kesehatan membutuhkan dukungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian kualitatif, dengan pendeketan studi kasus. Teknik penelitian yang digunakan adalah
dengan menggunakan wawancara sebagai sumber data utama, dengan informan yang terdiri dari Dokter
dan Perawat sebagai tenaga Kesehatan di Rumah sakit Rujukan di Bengkulu Utara. | en_US |