Show simple item record

dc.contributor.authorFawaqi, Muhammad Fauhan
dc.date.accessioned2024-10-29T03:01:03Z
dc.date.available2024-10-29T03:01:03Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53326
dc.description.abstractData temuan dari Kominfo (2019) terdapat 2.139 startup di Indonesia, lima diantaranya merupakan unicorn dan bahkan decacorn di level Asia Tenggara. Data ini memberikan sinyal bahwa idealnya startup memiliki peran signifikan dalam ekosistem bisnis di Indonesia. Namun pada realitanya, ulasan ataupun penelitian yang mendalam terhadap peran startup dalam ekosistem bisnis sebagai kunci, jarang diteliti, terutama di Indonesia. Berangkat dari sini, penelitian ini mengulas bagaimana sebuah startup di Indonesia memainkan peran orkestrasi dalam ekosistem bisnis pada dunia pendidikan berbasis teaching factory. Startup Axar School dijadikan sebagai objek penelitian dengan metode studi kasus, dimana terdapat pola dasar (arketipe) orkestrasi yang disebut “busy choirmaster” yang mana menjadi cara Axar School memimpin orkestrasi dalam ekosistem bisnis. Temuan ini pada gilirannya dapat dimanfaatkan oleh; para stratup yang lain, perusahaan mitra startup, dan investor startup.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEkosistemen_US
dc.subjectOrkestrasien_US
dc.subjectStartupen_US
dc.subjectTeaching Factoryen_US
dc.titleAnalisis Startup Memimpin Orkestrasi Ekosistem pada Dunia Pendidikan yang Berbasis Teaching Factory (Studi Kasus Startup Axar School)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18911038


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record