| dc.description.abstract | Data temuan dari Kominfo (2019) terdapat 2.139 startup di Indonesia, lima
diantaranya merupakan unicorn dan bahkan decacorn di level Asia Tenggara. Data
ini memberikan sinyal bahwa idealnya startup memiliki peran signifikan dalam
ekosistem bisnis di Indonesia. Namun pada realitanya, ulasan ataupun penelitian
yang mendalam terhadap peran startup dalam ekosistem bisnis sebagai kunci,
jarang diteliti, terutama di Indonesia. Berangkat dari sini, penelitian ini mengulas
bagaimana sebuah startup di Indonesia memainkan peran orkestrasi dalam
ekosistem bisnis pada dunia pendidikan berbasis teaching factory. Startup Axar
School dijadikan sebagai objek penelitian dengan metode studi kasus, dimana
terdapat pola dasar (arketipe) orkestrasi yang disebut “busy choirmaster” yang
mana menjadi cara Axar School memimpin orkestrasi dalam ekosistem bisnis.
Temuan ini pada gilirannya dapat dimanfaatkan oleh; para stratup yang lain,
perusahaan mitra startup, dan investor startup. | en_US |