• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Arsitektur Efficient Net V2 Pada 3D CNN dalam Pengenalan Bahasa Isyarat Menggunakan Mediapipe dan Segmentasi Citra (Studi Kasus : Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO))

    Thumbnail
    View/Open
    20611109.pdf (3.137Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ashim, Paringga Fakhri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Berdasarkan hasil long form Sensus Penduduk tahun 2020, ditemukan besaran prevalensi untuk gangguan pendengaran adalah sebesar 0,36% pada penduduk berumur 5 tahun ke atas yang terjadi lebih banyak pada penduduk perempuan dibandingkan penduduk laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan terhadap cara komunikasi non verbal agar komunikasi antara masyarakat tunarungu dan masyarakat yang tidak memiliki gangguan pendengaran dapat berjalan efektif. Indonesia memiliki dua sistem bahasa isyarat, yaitu Bahasa Isyarat Indonesia dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia yang memiliki perbedaan gerakan pada beberapa kosakata. Tidak semua masyarakat tunarungu menerima Sistem Isyarat Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai isyarat baku nasional karena tidak merepresentasikan bahasa isyarat asli Indonesia dan terdapat berbagai bentuk isyarat yang tidak sesuai dengan isyarat yang berkembang di masyarakat tunarungu karena banyak mengadopsi pada sistem isyarat Amerika. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini akan berfokus pada pengembangan sistem deteksi bahasa isyarat, khususnya Bahasa Isyarat Indonesia dengan menggunakan 3D convolutional neural network dengan arsitektur EfficientNetV2. Sampel yang digunakan terdiri dari 10 kosakata sehari-hari, yaitu “Aku”, “Apa”, “Baru”, “Lama”, “Maaf”, “Malas”, “Nama”, “Selamat Pagi”, “Senang”, dan “Terima Kasih”. Sampel ini digunakan karena kosakata tersebut merupakan kata-kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari yang mencakup sapaan, ungkapan perasaan, dan kata deskripsi sehingga cocok digunakan sebagai sampel sistem pengenalan bahasa isyarat yang akan dibuat. Sistem ini mengandalkan mediapipe, segmentasi citra, dan gabungan keduanya dalam pemrosesan gambar/frame yang dihasilkan dari dataset berupa video. Diantara ketiga model tersebut, model dari dataset gabungan menjadi model yang terbaik dengan tingkat akurasi Macro F1-Score sebesar 92,0% pada data validation serta mampu memprediksi data baru yang belum pernah dilihat oleh model yang terlihat pada tingkat akurasi Macro F1-Score pada data test sebesar 92,3%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52984
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV