Quiet Quitting Sebagai Dampak Atas Stres Kerja yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja dan Komitmen Afektif
Abstract
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana kepuasan kerja dan komitmen
afektif memediasi hubungan antara stres kerja dan quiet quitting di rumah sakit Awal Bros
Pekanbaru, Riau. Penelitian ini melibatkan perawat Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru sebagai
subjek penelitian. Dari survei yang dilakukan, terdapat 45 data yang dapat diolah untuk
dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan teknik SEM sebagai alat analisis dengan
SmartPLS 3 untuk menguji data. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan
kerja berpengaruh secara signifikan terhadap quiet quitting, sementara itu stres kerja
berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap quiet quitting. Komitmen afektif para
perawat berpengaruh positif secara signifikan terhadap quiet quitting. Stres Kerja yang dialami
perawat berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja para perawat, namun berpengaruh negatif
terhadap komitmen afektif para perawat. Pada peran variabel mediasi, kepuasan kerja dan
komitmen afektif mampu memediasi hubungan antara stres kerja dan quiet quitting. Penelitian
ini dapat digunakan sebagai referensi dalam membantu menyelesaikan masalah quiet quitting
yang ada di lingkungan kerja dengan menekan tingkat stres kerja karyawan dan meningkatkan
kepuasan kerja dan komitmen afektif yang dimiliki oleh karyawan.
Collections
- Master of Management [550]
