| dc.description.abstract | Ditemukannya suatu fenomena di salah satu kelas Micro Teaching, di mana
banyaknya mahasiswa yang tidak hadir dan belum terlalu menguasai kompetensi
pedagogi, menjadi alasan peneliti melakukan penelitian ini. Selain itu, banyaknya
kelas Micro Teaching di Prodi PAI UII menyebabkan perbedaan pada aturan, situasi
dan kondisi di masing-masing kelas. Oleh karena itu, peneliti tertarik melakukan
penelitian ini. Tujuan penelitian ini, pertama, menganalisis bagaimana proses
perkuliahan di masing-masing kelas Micro Teaching di Prodi PAI UII; kedua,
persepsi mahasiswa Prodi PAI UII tentang mata kuliah Micro Teaching sebagai
persiapan mahasiswa dalam melaksanakan PPL.
Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dengan pendekatan kualitatif.
Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa PAI UII Angkatan 2020 yang telah
melaksanakan micro teaching, dengan total informan 25 mahasiswa dari kelas B
hingga S. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik
pengumpulan data dengan observasi (pra-penelitian), wawancara, dan
dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana, yaitu kondensasi
data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, masing-masing kelas
Micro Teaching memiliki perbedaan dan persamaan pada proses perkuliahan,
seperti aturan dan tata tertib dalam perkuliahan dan praktik. Secara umum
persamaannya adalah pada durasi praktik, penugasan RPP, dan kegiatan evaluasi.
Perbedaannya adalah adanya penugasan tambahan di beberapa kelas; kedua,
persepsi mahasiswa tentang mata kuliah Micro Teaching sangat positif. Hal ini
dikarenakan kelas Micro Teaching membuat mereka banyak belajar tentang
berbagai komponen dalam pembelajaran, membuka ruang untuk mereka praktik
mengajar, serta meningkatkan kompetensi pedagogi dan kepribadian dalam diri
mahasiswa. | en_US |