Strategi Komunikasi dalam Promosi “berkain Bersama” untuk meningkatkan Brand Awareness (Studi Kasus : Small Business Brand Percik Pesona)
Abstract
Keberadaan UMKM saat ini merupakan sektor bisnis yang bisa mendongkrak
perekonomian. Percik Pesona sendiri merupakan UMKM bidang fashion yang menjual produk
utamanya kebaya lawasan. Disamping itu, Percik Pesona turut ikut membumikan pemanfaatan
baju bekas dan kain sisa sebagai bahan baku produk kebayanya. Percik Pesona merupakan
salah satu UMKM yang muncul karena adanya tren kampanye viral ‘Berkain
Gembira’ sejalan dengan produk yang mereka jual yaitu kebaya. Tren viral tersebut menjadi
peluang untuk meningkatkan brand awareness Percik Pesona di mata konsumen. Tujuan dari
penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan Percik
Pesona dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi.
Penelitian ini menghasilkan temuan penting. Pertama, memproduksi konten yang
bersifat edukatif, interaktif, dan menarik. Percik Pesona berhasil menyita perhatian para
followers untuk menggunakan produk kebayanya. Kedua, Percik Pesona mengikuti beberapa
bazar offline. Melalui upaya ini, Percik Pesona mencoba untuk menyemarakkan
keberadaannya sebagai sebuah brand sustainability fashion dengan produk kebaya. Ketiga,
memanfaatkan words of mouth kepada kerabat dekat. Pendekatan ini dinilai efektif dalam
membuat Percik Pesona lebih diketahui khayalak luas. Keempat, menggunakan tagar (#)
Berkebaya dan PakaiPercikPesona dalam konten promosi. Melalui ramainya tren
#BerkainBersama, dapat dikatakan berhasil membangun brand awareness. Percik Pesona
berhasil menjadi brand yang menjual produk kebaya sebagai bentuk aware-nya menjaga
kelestarian budaya, sekaligus menjadi sustainability fashion brand yang juga menjual produk
kebaya ramah lingkungan karena mendaur ulang kain sisa menjadi produk yang bernilai jual.
Collections
- Communication [1422]
