Show simple item record

dc.contributor.authorSalvadhy, Alma Felysha
dc.date.accessioned2024-09-02T07:00:56Z
dc.date.available2024-09-02T07:00:56Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51555
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh konstruksi budaya terhadap patriarki yang masih merajalela hingga saat ini, sebagaimana digambarkan dalam film Habibie & Ainun 3 (2019) yang juga menyajikan perjuangan Ainun dalam mendapatkan hak dan kesempatannya sebagai perempuan. Persamaan konsep patriarki yang ditampilkan dalam media dan budaya di Indonesia, peneliti ingin mengetahui bagaimana resepsi analisis penonton film Habibie & Ainun 3 (2019) mengenai budaya patriarki serta bentuk-bentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi Srikandi UII terhadap film Habibie & Ainun mengenai budaya patriarki serta pemahaman bentuk- bentuk tindakan dalam patriarki yang terkandung dalam film Habibie & Ainun 3 (2019). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan beberapa informan dari komunitas Srikandi UII yang sesuai dengan kriteria peneliti. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang dengan usia 21 dan 22 tahun. Informan yang terlibat dalam penelitian ini adalah komunitas Srikandi yang berada di Universitas Islam Indonesia dan telah menonton film serta memahami isi pesan dalam yang terkandung dalam film Habibie & Ainun 3 (2019). Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview), dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan metode analisis model Stuart Hall terkait analisis resepsi penerimaan informan menggunakan kerangka pemaknaan Encoding-Decoding mengenai pemahaman budaya patriarki, dan tiga kategori posisi (oposisi, dominan, dan negosiasi) dalam pemaknaan pesan di media. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketujuh informan, penelitian ini menunjukkan adanya dua kategori posisi pemaknaan pesan yaitu negotiated position dan oppositional position dalam meresepsikan bentuk-bentuk tindakan patriarki yang terkandung dalam film ini, yakni bentuk subordinasi, marginalisasi, stereotip, dan kekerasan. Terdapat bagian tertentu mereka tidak menyetujui patriarki yang ditampilkan dalam film Habibie & Ainun 3 (2019), namun terdapat pula informan yang masih menimbang baik buruknya tindakan patriarki akibat pengaruh dari latar belakang masing-masing informan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi informan dalam memaknai pesan dalam media, yakni faktor pendidikan, faktor pengalaman hidup dan faktor budaya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPatriarkien_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectAnalisis Resepsien_US
dc.titleAnalisis Resepsi Srikandi UII Terhadap Patriarki dalam Film (Studi Analisis Resepsi Film Habibie & Ainun 3)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20321302


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record