Show simple item record

dc.contributor.authorWidakuswara, Ellena
dc.date.accessioned2024-08-30T08:25:23Z
dc.date.available2024-08-30T08:25:23Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51503
dc.description.abstractBunuh diri adalah tindakan seseorang yang dengan sengaja menghilangkan nyawanya sendiri. Tindakan ini merupakan pilihan akhir dari kehidupan individu yang memiliki permasalahan dalam diri sendiri dan tidak mampu menyelesaikannya dengan baik. World Health Organisation (WHO) pada tahun 2019 menyatakan hampir 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun atau satu orang setiap 40 detik. Di Indonesia sendiri bunuh diri adalah penyebab kematian nomor dua pada usia produktif 15-29 tahun, dan rata-rata kematian akibat bunuh diri di Indonesia adalah satu orang setiap jamnya. Tingginya kasus bunuh diri di Indonesia memerlukan perhatian serius, dan pola-pola perilaku bunuh diri perlu dianalisis untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan data berita bunuh diri di Indonesia yang diberitakan oleh detik.com tahun 2020-2023. Metode yang digunakan yaitu association rules dengan algoritma apriori. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan nilai minimum support sebesar 0.02 dan minimum confidence sebesar 0.9 diperoleh 37 rules yang artinya terdapat 37 pola perilaku bunuh diri di Indonesia. Hasil tersebut dapat memberikan masukan bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan pencegahan bunuh diri yang lebih efektif dan terfokus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBunuh Dirien_US
dc.subjectData Miningen_US
dc.subjectAssociation Rulesen_US
dc.subjectAlgoritma Apriorien_US
dc.subjectDetik.comen_US
dc.titlePola Perilaku Bunuh Diri menggunakan Association Rules dengan Algoritma Apriori (Studi Kasus : Kasus Bunuh Diri di Indonesia yang diberitakan oleh detik.com)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20611183


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record