Pola Perilaku Bunuh Diri menggunakan Association Rules dengan Algoritma Apriori (Studi Kasus : Kasus Bunuh Diri di Indonesia yang diberitakan oleh detik.com)
Abstract
Bunuh diri adalah tindakan seseorang yang dengan sengaja menghilangkan
nyawanya sendiri. Tindakan ini merupakan pilihan akhir dari kehidupan individu
yang memiliki permasalahan dalam diri sendiri dan tidak mampu
menyelesaikannya dengan baik. World Health Organisation (WHO) pada tahun
2019 menyatakan hampir 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun
atau satu orang setiap 40 detik. Di Indonesia sendiri bunuh diri adalah penyebab
kematian nomor dua pada usia produktif 15-29 tahun, dan rata-rata kematian akibat
bunuh diri di Indonesia adalah satu orang setiap jamnya. Tingginya kasus bunuh
diri di Indonesia memerlukan perhatian serius, dan pola-pola perilaku bunuh diri
perlu dianalisis untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan data berita bunuh
diri di Indonesia yang diberitakan oleh detik.com tahun 2020-2023. Metode yang
digunakan yaitu association rules dengan algoritma apriori. Hasil dari penelitian
yang dilakukan yaitu dengan menggunakan nilai minimum support sebesar 0.02 dan
minimum confidence sebesar 0.9 diperoleh 37 rules yang artinya terdapat 37 pola
perilaku bunuh diri di Indonesia. Hasil tersebut dapat memberikan masukan bagi
pemerintah dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan pencegahan bunuh
diri yang lebih efektif dan terfokus.
Collections
- Statistics [1220]
