Representasi Father Involvement dalam Film Stranger Things Season 2
Abstract
Citra maskulinitas yang memposisikan sosok ayah menjadi figur sentral dalam mencari
nafkah berimplikasi pada kekosongan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Kondisi
tersebut pada akhirnya membawa figur ayah ke dalam fenomena absennya keterlibatan
ayah dalam pengasuhan anak atau yang dikenal sebagai fatherless atau daddy issues.
Objek penelitian ini menggunakan film Stranger Things (2017) dalam membantu peneliti
memberikan gambaran terkait bagaimana representasi keterlibatan ayah ditunjukkan.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana elemen-elemen
father involvement (keterlibatan ayah) direpresentasikan dalam film Stranger Things
(2017). Adapun penelitian ini menggunakan metode analisis Semiotika Roland Barthes
yang mengungkap makna dibalik tanda melalui signifikansi makna denotasi dan konotasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek father involvement yang direpresentasikan
dalam film terbagi menjadi empat indikator antara lain pertama, sikap otoriter seorang
ayah ditunjukkan melalui sikap yang sangat tegas dalam menegakkan aturan dan sikap
kedisiplinan tanpa menorelir alasan dibaliknya. Kedua, potret laki-laki feminis yang
direpresentasikan melalui kesadaran seorang ayah untuk terlibat dalam mengurus
pekerjaan rumah. Ketiga, ayah sebagai panutan anak yang akan dicontoh dan ditiru dari
segala aspek seperti sikap, pengetahuan, ataupun pengalamannya. Keempat, sifat
temperamental seorang ayah yang dapat diidentifikasi melalui kemampuan pengelolaan
aspek sosio-emosionalnya. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa keterlibatan seorang
ayah dalam pengasuhan anak dapat membuka jendela baru dalam menembus batas-batas
citra maskulinitas pada realitas masyarakat.
Collections
- Communication [1422]
