Matriarki Film Crazy Rich Asian
Abstract
Dengan kehadiran OTT memberikan perubahan dalam dunia hiburan serta memberikan
peluang baru bagi konten kreator untuk dapat menggali potensi mereka untuk memajukan
dunia perfilman. Pada tahun 2016 banyak perusahaan OTT yang masuk ke Indonesia seperti
NETFLIX, HOOQ, IFLIX, dan lain sebagainya. Dengan berbagai pilihan genre film yang
ditayangkan tentunya masyarakat dapat dengan mudah menyesuaikan dengan apa yang mereka
inginkan, salah satunya yaitu menceritakan tentang kepemimpinan atau dominasi perempuan
dalam keluarga yang berjudul Crazy Rich Asian dan menjadi objek dalam penelitian ini. Alasan
peneliti memilih film Crazy Rich Asian karena film ini sangat populer dan masuk kedalam film
box office Amerika Serikat, serta mendapatkan banyak penghargaan salah satunya Critics
Choice Awards pada tanggal 13 januari 2019 dengan kategori best comedy.
Peneliti menggunakan analisis semiotika Roland Barthes untuk dapat menemukan
makna denotasi, konotasi, mitos yang terdapat pada potongan-potongan gambar yang
mengandung unsur matriarki. Serta menggunakan metode kualitatif. Peneliti memilih 8
potongan gambar yang akan dianalisis lebih dalam, karena peneliti melihat gambar tersebut
menunjukkan adanya perilaku dominan perempuan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini
adalah adanya indikasi matriarki yang ditandai dengan dominasi kepemimpinan perempuan,
pola asuh yang otoriter bagi anak, dan juga adanya relasi antara ibu dan anak. Kesimpulan
penelitian ini adalah seorang perempuan atau ibu dapat dikatakan menganut paham matriarki
apabila perempuan
Collections
- Communication [1422]
