Analisis Resepsi Wanita Karir Terhadap Pernikahan dalam Serial Layangan Putus
Abstract
Serial Layangan Putus menceritakan mengenai rumah tangga dibina oleh Kinan dan
Aris. Kinan selalu percaya rumah tangganya seperti layangan terbang tinggi dan indah.
Penelitian ini memiliki tujuan meneliti penerimaan pesan yang diterima oleh khalayak
khususnya wanita karir yang belum menikah. Fokus penelitian adalah penerimaan pesan
mengenai apakah wanita karir rela meninggalkan karir demi pernikahan, minat dalam
menikah, dan memiliki anak. Informan dalam penelitian ini adalah seorang wanita karir
minimal berusia 25 tahun yang memiliki penghasilan tetap dan belum menikah. Metode
penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan berfokus pada teori analisis resepsi
decoding-encoding milik Stuart Hall. Pengambilan data pada penelitian ini sendiri
menggunakan wawancara mendalam dan analisis data yang akan memposisikan
informan pada tiga posisi sesuai teori yaitu: posisi dominan hegemonik, posisi
negosiasi, dan posisi oposisi. Penerimaan pesan berdasarkan sudut pandangan khalayak
yang subjektif, sesuai penerimaan pesan yang disampaikan oleh media. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada satu informan pun yang berada di posisi dominan
hegemonik atau menerima pesan secara langsung. Empat dari lima informan meresapi
pesan yang disampaikan oleh serial Layangan Putus dan berada di posisi negosiasi,
sedangkan informan lainnya berada di posisi oposisi. Hal yang mempengaruhi
penerimaan pesan pada informan adalah fakta diangkat dari kisah nyata, memiliki
pemikiran tersendiri sebelumnya, informan menganggap Layangan Putus hanya sebuah
tayangan media.
Collections
- Communication [1422]
