| dc.description.abstract | Perkembangan media pemberitaan yang pesat, memaksa media-media pemberitaan
untuk melakukan adaptasi terhadap strategi-strategi yang dipakai dalam pemberitaannya.
Pemberitaan sendiri bertujuan untuk menyebarkan informasi kepada para khalayak luas.
Tentu manusia membutuhkan informasi lengkap tentang peristiwa atau kejadian yang sedang
terjadi. Tetapi, khalayak sendiri juga membutuhkan pemberitaan yang bisa menarik minat
mereka untuk mendapatkan informasi dari media pemberitaan tersebut.
Video merupakan salah satu bentuk pemberitaan yang paling diminati oleh para
khalayak, Khususnya indonesia. Karena minat membaca para khalayak yang terus tergerus
oleh zaman. Sama halnya dengan pemberitaan audio yang sudah kehilangan pasarnya seiring
berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana strategi
pemberitaan yang dilakukan Tribun Jogja dalam pemberitaan berbasis video mereka.
Hasil penelitian ini antaran lain adalah, Strategi pemberitaan yang dilakukan oleh
Tribun Jogja dalam pemberitaan berbasis video mereka tidak jauh berbeda dengan strategi
pemberitaan dengan basis lainnya. Tetap dengan koridor-koridor jurnalistik yang sudah ada,
mengemas video mereka dengan identitas-identitas agar bisa meninggalkan kesan terhadap
khalayak penonton, memperhatikan detail-detail video seperti durasi, gaya bahasa yang
dipakai, dan visual yang jelas. | en_US |