Show simple item record

dc.contributor.authorSeptyan, Danny
dc.date.accessioned2024-08-07T05:30:26Z
dc.date.available2024-08-07T05:30:26Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50983
dc.description.abstractFilm merupakan salah satu media dari komunikasi massa yang sampai saat ini masih ramai digunakan. Film merupakan rangkaian dari sebuah gambar yang bergerak dan membentuk sebuah alur cerita yang didalamnya memiliki pesan untuk para penikmatnya. Penyampaian pesan dalam film dapat dilihat melalui alur cerita yang ditampilkan oleh penulis, dialog, dan karakter yang diperankan oleh tokoh dalam film. Film The Power of The Dog merupakan film yang diadaptasi dari novel rilisan tahun 1967 karya Thomas Savage dengan judul yang sama. Film ini bergenre western psychological drama dan mengangkat tema toxic masculinity, intimidasi, dan balas dendam. Tapi disisi lain film ini mendapat banyak kritikan baik dari aktor senior maupun dari para audiens. Oleh karena itu, penelitian ingin mengetahui bagaimana representasi toxic masculinity yang dikonstruksi dalam film The Power of The Dog. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada film The Power of The Dog terjadi aktivitas-aktivitas toksik maskulinitas, yaitu emotional detachment, heterosexual self presentation, aggressive behavior, dan power over women. Aktivitas toksik maskulinitas membawa pengaruh buruk bagi para pelaku dan korbannya seperti timbul rasa kebencian dan efek trauma yang dialami oleh para korban.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMaskulinitas Toksiken_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectRepresentasien_US
dc.titleRepresentasi Maskulinitas Toksik dalam Film The Power of the Dogen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17321096


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record