Representasi Kekayaan Alam Kalimantan dalam Iklan Kuku Bima Ener-G Versi (Yuk Kita Ke Kalimantan Kukubima Rosa)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekayaan alam Kalimantan
dalam iklan Kuku Bima versi Kalimantan, dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland
Barthes. Kalimantan sering kali menghadapi anggapan buruk terkait isu-isu seperti deforestasi,
kebakaran hutan, dan eksploitasi sumber daya alam yang merusak lingkungan. Di sisi lain,
potensi keindahan alamnya belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas. Penelitian ini
mengeksplorasi bagaimana iklan KukuBima berupaya mengubah persepsi negatif tersebut
melalui visualisasi yang menarik dari kekayaan alam Kalimantan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika
Roland Barthes, dengan fokus pada denotasi, konotasi, dan mitos yang disampaikan melalui
elemen-elemen visual dan naratif dalam iklan. Data yang dianalisis mencakup 12 scene yang
menampilkan keanekaragaman hayati dan non hayati serta budaya Kalimantan dalam Iklan
Kuku Bima Versi (yuk kita ke Kalimantan)..
Hasil penelitian ini menunjukkan 2 hal, yang pertama iklan ini berhasil menggambarkan
Kalimantan sebagai wilayah yang kaya akan keindahan alam dan budaya sehingga dapat
menarik minat wisatawan dan mendukung upaya pelestarian lingkungan. Lalu yang kedua
dengan menampilkan citra alam yang ideal, iklan tersebut dapat memberikan kesan bahwa
masalah lingkungan di Kalimantan tidak mendapatkan perhatian yang memadai atau diabaikan.
Citra yang ditonjolkan mungkin mengabaikan dampak negatif dari aktivitas eksploitasi, seperti
penambangan dan pembukaan lahan, terhadap ekosistem dan spesies endemik.
Collections
- Communication [1411]
