Show simple item record

dc.contributor.authorAsmarandika, Rahadyan Pakci
dc.date.accessioned2024-08-07T03:31:17Z
dc.date.available2024-08-07T03:31:17Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/50970
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting media massa dalam membentuk opini publik dan memengaruhi dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia, dengan fokus pada Metro TV sebagai stasiun televisi berpengaruh yang meliput Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis framing pemberitaan Metro TV mengenai Cak Imin pasca pencalonannya dan menilai kecenderungan bias dalam liputan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis framing, mengamati tayangan Metro TV tentang Cak Imin selama periode 25 September hingga 19 Oktober 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metro TV menyajikan Cak Imin dalam konteks positif, menekankan sikap kooperatifnya terhadap pemanggilan KPK dan mengaitkan tindakan tersebut dengan komitmennya terhadap transparansi, sementara kritik terhadapnya cenderung diabaikan, mencerminkan adanya bias dalam pemberitaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk citra politik, dan bias dalam pemberitaan dapat mempengaruhi persepsi publik. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas cakupan analisis dengan melibatkan berbagai media lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang representasi tokoh politik di berbagai platform media.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCak Iminen_US
dc.subjectCawapresen_US
dc.subjectFramingen_US
dc.subjectMetro TVen_US
dc.titleAnalisis Framing Cak Imin Pasca Pencalonan Bacawapres 2024 di Metro TVen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17321093


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record