| dc.description.abstract | Konteksdramatisme dalam film rnerujuk pada penggunaan elemen-elemen cerita dan
visual untuk menciptakan ketegangan, emosi, dan keterlibatan penonton. Dramatisme dicapai
melalui berbagai teknik, seperti konflik yang intens, pengembangan karakter yang mendalam,
dan penyutradaraan yang penuh gaya. Konflik, balk internal maupun ekstemal, mendorong plot
maju dan menimbulkan rasa penasaran dan ketegangan. Pengembangan karakter yang mendalam
memungkinkan penonton untuk terhubung dengan tokoh-tokoh dalam cerita, memahami
motivasi merelca, dan merasakan perjalanan emosional mereka. "Luca" (2021) dan "Encanto"
(2021) adalah dua film animasi yang menonjol pada tahun yang sama, masing-masing membawa
pesan-pesan yang berbeda namun sama-sama memukau penonton dengan keindahan visual dan
narasi yang mendalam. Tujuan dan i penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam dani
konsep dramatisme hubungan kekeluargaan yang direpresentasikan oleh film animasi "Luca
(2021)" dan "Encanto (2021)" yang diproduksi oleh Disney dan Pixar. Penelitian ini
menggunakan metode pendekatan kualitatif. Pendekatan ini berfokus pada interpretasi makna,
pemahaman konteks, dan pengungkapan kompleksitas suatu situasi. Dramatisme dicapai melalui
berbagai teknik, seperti konflik yang intens, pengembangan karakter yang mendalam, dan
penyutradaraan yang penuh gaya. Dalam kedua film ini, konsep dramatisme tidak hanya
menciptakan alur cerita yang menarik, tetapi juga menghadirkan makna-makna yang mendalam
dan menggugah bagi penonton. Dengan menggabungkan konflik internal dan eksternal,
perjalanan emosional karakter, dan pesan-pesan yang kuat, kedua film ini berhasi I
menggambarkan kekuatan dan kompleksitas hubungan manusia secara dramatis. | en_US |