Pencegahan Fraud di Sektor Perusahaan Manufaktur: Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat di Jateng - DIY
Abstract
Pada tahun 2019 di Indonesia, ACFE pernah melakukan survei. Berdasarkan
hasil survey tersebut Indonesia mempunyai 239 kasus fraud yang terdiri dari 167
kasus korupsi, 50 kasus penyalah gunaan asset/kekayaan negara dan perusahaan,
22 kasus fraud pada laporan keuangan, sedangkan laporan ACFE 2022
menunjukan bahwa pelaku fraud dalam organisasi terdiri dari tingkatan manajemen
itu sendiri. Tingkatan fraud yang dilakukan oleh pemilik usaha menduduki tingkat
yang paling banyak terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
coercive, mimetic dan normative isomorphism serta teknologi informasi berperan
dalam pencegahan fraud di lingkungan perusahaan swasta yang terdaftar dalam
asosiasi Kawasan berikat Jateng – DIY. Responden dalam penelitian ini
menggunakan 115 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan
nonprobability sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi lin-
ear berganda dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menun-
jukan bahwa coercive isomorphism dan Mimetic isomorphism tidak berpengaruh
posistif dan signifikan terhadap pencegahan Fraud. Sedangkan normative
isomorphism dan teknologi informasi berpengaruh posistif dan signifikan terhadap
pencegahan Fraud.
Collections
- Master of Accountancy [325]
