• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Kedudukan Cucu Sebagai Ahli Waris Pengganti Berdasarkan Implementasi KHI Pasal 185 di Pengadilan Agama Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    19421095.pdf (9.370Mb)
    Date
    2024
    Author
    Milla, Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang ditetapkan melalui INPRES RI No. 1 tahun 1991, membawa perubahan besar dalam hukum waris Islam Indonesia. KHI telah menjadi norma oleh penegak hukum, termasuk dalam kasus waris. Pasal 185 KHI mengatur penggantian ahli waris, yang memungkinkan ahli waris yang meninggal digantikan oleh keturunannya yang masih hidup. Namun, ada banyak interpretasi yang berbeda tentang hal ini karena ada banyak paham Muslim di Indonesia, termasuk Syiah, Hazairin, dan Ahlu Sunnah wal Jamaah.Studi lapangan kualitatif (file research) ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena tanpa data numerik; fokus penelitian ini adalah kasus Ahli Waris Pengganti. Penulis menggunakan metodologi penelitian hukum normatif untuk memeriksa konsistensi peraturan hukum terhadap asas-asas yang ada. Mereka melakukan ini dengan menggunakan pendekatan statuary, case, dan conceptual sebagai bahan hukum dan sumber.hasil penelitian dan pembahasan yaitu Keputusan Pengadilan Agama Sleman yang mengabulkan permohonan para pemohon berdasarkan ayat Al-Qur'an Surat An-Nisa' ayat 33 menunjukkan pemahaman yang tepat tentang prinsip-prinsip warisan dalam Islam, terutama dalam menjaga keadilan dalam pembagian harta warisan.Ayat tersebut menegaskan pentingnya keadilan dalam pembagian harta warisan dan memberikan aturan yang jelas mengenai pembagian tersebut, mencegah ketidakadilan dan memberikan perlindungan kepada ahli waris terhadap hak-hak mereka.Pasal 185 KHI mencerminkan usaha untuk memperbarui dan menyempurnakan hukum kewarisan Islam dalam konteks hukum positif di Indonesia, terutama dalam memastikan keadilan dan kesetaraan hak dalam pembagian harta warisan.Melalui penggantian kedudukan ahli waris, pembatasan bagian ahli waris pengganti, dan adopsi konsep ahli waris pengganti, implementasi Pasal 185 KHI bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota keluarga memiliki hak yang sama dalam memperoleh bagian dari harta warisan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/49263
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV